Selasa, 27 Maret 2018

Pelatihan ICT UIN Sunan Kalijaga



UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Dirikan Gerbang Kaliman

Sivitas akademika Fakultas Sains dan Teknologi berdiskusi mendirikan komunitas berniaga keluarga besar UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Gerbang Kaliman.
Devisi Ekonomi, pengurus Ikatan Alumni UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (Ikasuka) mendirikan komunitas berniaga keluarga besar UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang diberi nama Gerbang Kaliman. Pendirian Gerbang Kaliman dimotori oleh Ketua Devisi Ekonomi Ikasuka, Taufik Aji, M.T., (Dosen Prodi Teknik Industri, Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta) dan Wakil Dekan III (Bidang Kemahasiswaan dan kerjasama) Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Dr. Ja’far Luthfi.
Menurut Taufik Aji dalam siaran persnya, Pemilihan nama Gerbang Kaliman, maknanya; gerbang adalah pintu. Kaliman (baca ka-5-an), angka 5 mempunyai arti khusus bagi warga Muslim dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Rukun Islam, shalat lima waktu, Pancasila kesemuanya mengandung 5 angka. Gerbang dalam sengkalan Jawa bermakna angka 9, yang maknanya terhubung dengan Sunan Kalijaga Yogyakarta yang merupakan Sunan ke 9. Gerbang Kaliman juga mengandung visi Gerak Membangun Keluarga Kalijaga Mandiri, demikian jelas Taufik Aji.
Komunitas ini menghimpun para alumni, para dosen dan pegawai, para mahasiswa, keluarga para dosen dan pegawai yang respek terhadap dunia kewirausahaan. Baik mereka yang telah sukses menekuni dunia wirausaha, sudah mulai merintis, maupun yang mempunyai keinginan untuk merintis wirausaha.
Ja’far Luthfi menambahkan, wadah ini akan sangat bermanfaat sebagai ajang sosialisasi dan inisiasi, belajar dan sharing bareng, bazar anggota bersama komunitas wirausaha lain, menemukan mentor bisnis, dan mempertemukan investor dengan pelaku usaha. Saat ini sudah lebih dari 200 pelaku wirausaha keluarga besar UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang mendaftar bergabung menjadi anggota Gerbang Kaliman.
Sebagai agenda awal, dalam waktu dekat ini akan menyelenggarakan Bazar gabungan antara sesama anggota Gerbang Kaliman dengan pelaku wirausaha alumnus UGM yang tergabung dalam Keluarga Gama Mandiri (KGM) dan talkshow seputar kewirausahaan menghadirkan narasumber: Pengusaha, Investor, Kepsek KGM, “Ipunk” Purniant Rajiman, dan Dosenpreneur Fakultas Saintek UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Maya Rahmayanti. Kegiatan ini direncanakan Selasa, 3/3/18, bertempat di ruang teatrikal dan selasa Fakultas Saintek, kampus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (Weni, Suryo/Magang Humas)

Selasa, 26 Juli 2016

Kasmaran
Sebelum semua terlewati tanpa arti
Jalan hidup tak hanya  disini
Hambatan pun harus dilalui
Tak untuk dihindari
Sebelum semua sibuk tuk yang harus dilakukan
Sebelum mata terpejam karena lelah
Sebelum langkah terhenti ditengah jalan
Sebelum semua terlambat sudah
Aku mengerti status engkau dengannya
Namun kau mencoba tuk menyembunyikannya
Dari segi gerak bisa ditebak
Dari segi ucapan bisa disimpulkan
Bukan artian daku maha mengerti
Namun semua alami karena engkau ciptaan sang rabbi
Sudah lama ku mengerti karaktermu
Q mencoba tuk lapangkan dada
Walaupun terkadang sulit dirasa
Namun hati ingin mengucap
Maukah engkau jadi pengisi hati
By: ardihakim
senin:11/08, 2014

Engkau
Lautan paras menghampar luas
Cahaya pernik silau ujung sana
Penuh akan keindahan yang tersimpan
Tak semudah tuk menggapainnya
Jarak tak menjadi penghalang
Akan indahnya kenikmatan itu
Terbayang walau tak selalu dipandang
Elok nan menawan yang dikenang                                            kamis, 24-04 2014


Pertemuan yg terkenang
Gundah menyelimuti rasa ini
Hanya pandangan yang aku tinggal
Jarak memisahkan
Hampa tanpa ada rasa
Senyuman mebuatku menderita
Pertemuan yang tak disengaja
Perpisahan yang mengenang dijiwa
Dan Tak tahu yang kau lakukan disana
Lambat waktu
pandangan sinar wajahmu telah memudar
susah untuk diobati
dan susah tuk dilupakan
apakah ini penyesalan ataukah penderitaan ??
inilah jalan yang harus ku tempuh
RINDUKU
Pernik dunia kota mengiringi malam hari ini ku
Disaat ku sibuk menggeluti dunia siangku
Malam ini ku teringat sosok wajah yang jauh disana
Suara hati terkadang rindu akan pertemuan
Wajahmu begitu merekat pada sistem meoriku
Terngiang suara lembutmu
Menenangkan hati walau sekilas mata memandang
Itulah obat akan kerinduan
Tak mengapa diriku seperti ini
Dulu tak mengenal tak sediktpun aku menghawatirkanmu
Namun sekarang
Dimana kakiku berpijak disitu bayangan wajahmu selau menghampiri dan mengetok memoriku tuk memikirkanmu
Berpergian bukan artian tuk pisah selamnya
Tapi dengan pembatas tebing jarak
Akan timbul sebuah kenagan yang indah
Teringat saat bersama dan saling memahami
Mungkin berpisah merupakan jalan yang terbaik bagi kita
Berpisah sekedar tak lama
Bersama tuk selama....


29-09-2014